Bunga ronce pada gagang keris pengantin jawa pria memiliki makna khusus.  Bunga tidak hanya sekedar sebagi hiasan semata tetapi memiliki makna dan arti yang cukup membuat kita takjub.

Dalam babad tanah jawi, Arya Penangsang atau Arya Jipang adalah adipati jipang yang memerintah pada pertengahan abad 15.  Suatu hari Arya Penangsang mengirim pasukan penyusup untuk membunuh Sunan Prawoto sebagai aksi balas dendam atas terbunuhnya surowiyoto – ayah Arya Penangsang demi menaikkan Trenggono, ayah Sunan Prawoto sebagai raja Demak (selanjutnya)

Advertisements

“Apakah kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami Gua dan penduduk desa Raqim  itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan ? – Al Kahfi : 9)”

Kisah Penghuni Gua (Ashabul Kahfi) ini dibahas dalam Al Qur’an secara khusus dengan nama Surah Al Kahfi.  Surah ini terdiri dari 110 ayat dan menceritakan beberapa cerita dimana kisah tentang Ashabul Kahfi ini termaktub dalam ayat 9 – 26.

Surah Al Kahfi menceritakan 7 pemuda bersama seekor anjing yang melarikan diri kedalam gua demi menyelamatkan iman meraka. Ketujuh pemuda tersebut adalah Maxmilianus, Tilmikha, Yavanus, Sudilanus, Martinus, Dinasius dan sang gembala Antonius. Sedangkan anjing mereka bernama Qithmir.  Mereka tinggal di provinsi Romawi Timur, tepatnya Filadelfia (saat ini berada di daerah negara Turki). (Selanjutnya)

Kisah si PiTung (Pituan Pitulung)

Posted: February 24, 2017 in Uncategorized

SI PITUNG

Pitung itu bukan nama orang seperti halnya si Jampang atau Sabeni, tapi “Pitung” merupakan singkatan dari Pituan Pitulung yang merupakan salah satu organisasi perlawanan rakyat Jakarta yang dibentuk pada tahun 1880 Masehi oleh Kyai Haji Naipin atas saran dari Pejuang Jayakarta dan Sesepuh adat Tempo Dulu. Kyai Haji Naipin adalah seorang yang alim dan juga dikenal sebagai salah satu ahli silat yang handal di kawasan Tenabang (Selengkapnya…)

Keberkahan Gaji…

Posted: September 12, 2016 in Uncategorized

Seseorang datang kepada Imam Syafi’i mengadukan tentang kesempitan hidup yang ia alami. Dia memberi tahukan bahwa ia bekerja sebagai orang upahan dengan gaji 5 dirham. Dan gaji itu tidak mencukupinya.

Namun anehnya, Imam Syafi’i justru menyuruh dia untuk menemui orang yang mengupahnya supaya mengurangi gajinya menjadi 4 dirham. Orang itu pergi melaksanakan perintah Imam Syafi’i sekalipun ia tidak paham apa maksud dari perintah itu.

Setelah berlalu beberapa lama orang itu datang lagi kepada Imam Syafi’i mengadukan tentang kehidupannya yang tidak ada kemajuan. Lalu Imam Syafi’i memerintahkannya untuk kembali menemui orang yang mengupahnya dan minta untuk mengurangi lagi gajinya menjadi 3 dirham. Orang itupun pergi melaksanakan anjuran Imam Syafi’i dengan perasaan sangat heran.

Setelah berlalu sekian hari orang itu kembali lagi menemui Imam Syafi’i dan berterima kasih atas nasehatnya. Ia menceritakan bahwa uang 3 dirham justru bisa menutupi seluruh kebutuhan hidupnya, bahkan hidupnya menjadi lapang. Ia menanyakan apa rahasia di balik itu semua?

Imam Syafi’i menjelaskan bahwa pekerjaan yang ia jalani itu tidak berhak mendapatkan upah lebih dari 3 dirham. Dan kelebihan 2 dirham itu telah mencabut keberkahan harta yang ia miliki ketika tercampur dengannya.

Lalu Imam Syafi’i membacakan sebuah sya’ir:

جمع الحرام على الحلال ليكثره
دخل الحرام على الحلال فبعثره

Dia kumpulkan yang haram dengan yang halal supaya ia menjadi banyak.

Yang harampun masuk ke dalam yang halal lalu ia merusaknya.

___

Barangkali kisah ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita dalam bekerja. Jangan terlalu berharap gaji besar bila pekerjaan kita hanya sederhana. Dan jangan berbangga dulu mendapatkan gaji besar, padahal etos kerja sangat lemah atau tidak seimbang dengan gaji yang diterima.

Bila gaji yang kita terima tidak seimbang dengan kerja, artinya kita sudah menerima harta yang bukan hak kita. Itu semua akan menjadi penghalang keberkahan harta yang ada, dan mengakibatkan hisab yang berat di akhirat kelak.

Harta yang tidak berkah akan mendatangkan permasalahan hidup yang membuat kita susah, sekalipun bertaburkan benda-benda mewah dan serba lux. Uang banyak di bank tapi setiap hari cek-cok dengan istri. Anak-anak tidak mendatangkan kebahagiaan sekalipun jumlahnya banyak. Dengan teman dan jiran sekitar tidak ada yang baikan.

Kendaraan selalu bermasalah. Ketaatan kepada Allah semakin hari semakin melemah. Pikiran hanya dunia dan dunia. Harta dan harta. Penglihatan selalu kepada orang yang lebih dalam masalah dunia. Tidak pernah puas, sekalipun mulutnya melantunkan alhamdulillah tiap menit.

Kening selalu berkerut. Satu persatu penyakitpun datang menghampir. Akhirnya gaji yang besar habis untuk cek up ke dokter sana, periksa ke klinik sini. Tidak ada yang bisa di sisihkan untuk sedekah, infak dan amal-amal sosial demi tabungan masa depan di akhirat. Menjalin silaturrahim dengan sanak keluarga pun tidak. Semakin kelihatan mewah pelitnya juga semakin menjadi. Masa bodoh dengan segala kewajiban kepada Allah. Ada kesempatan untuk shalat ya syukur, tidak ada ya tidak masalah.

Semoga Allah mengaruniakan kepada kita kemampuan untuk serius dalam bekerja dan bhitqan, hingga rezeki kita menjadi berkah dunia dan akhirat

Semoga menjadi nasehat terutama buat diri saya dan kita semua.

Selamat menikmati gajian, semoga senantiasa barokah

Laksamana Hang Tuah

Posted: December 22, 2015 in Uncategorized

Sebuah nama yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah kemenangan Malaka sejak lama dari Bintan Kepulauan Riau. HANG TUAH tidak hanya terkenal di Malaka tetapi juga di wilayah Malaysia dan Asia Tenggara. Hang Tuah adalah pejuang legendaris Melayu yang tinggal di Malaka pada masa pemerintahan Sultan Mansur Shah di abad ke-15 (Selanjutnya…)

Suara Tertua Di Dunia yang Terekam dan Menjadi Misteri

Suara tertua di dunia yang terekam telah menjadi satu catatan sejarah dunia dan menjadi awal mula berkembangnya teknologi di bidang suara. Tetapi penemuan suara tertua ternyata menimbulkan misteri dan pertanyaan tentang asal usulnya. Lalu penemuan suara aneh apa saja yang sudah berhasil terekam? (Selanjutnya…)

Image  —  Posted: September 16, 2015 in Uncategorized


Pernah mendengar Agartha? Jika kita sudah mengenal Shambhala, Agartha mirip dengannya. Shambhala sering diklaim sebagai sebuah lokasi (fisik) yang terdapat di sebuah wilayah rahasia di muka bumi (Meskipun Shambhala dan Shangri-La lebih layak diartikan sebagai lokasi spiritual yang hanya mampu dijangkau mereka yang mengenal realitas tertinggi di dalam hatinya). Sebaliknya, Agartha, meskipun lokasinya semisterius Shambhala (Shambala sendiri sering disebut sebagai ibukota Agartha), terletak di pusat bumi (Selengkapnya…)

SITUS perahu Nabi Nuh AS menjadi perbincangan hangat di dunia arkeologi sejak ditemukannya oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949. Situs mirip kapal itu ditemukan di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 meter). Life Magazine pada tahun 1960 juga memuatnya, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 meter (Baca Selengkapnya)

Dalam sejarah dan budaya, Raja Namrud dianggap sebagai rival Ibrahim dimana secara fisik dan kekuasaan dia tidak sebanding. Tetapi dengan kekuasaan Allah, Namrud tak pernah mengalahkan Ibrahim, bangunan menara Babel dan mesin terbang yang diciptakannnya semata-mata untuk menentang Allah, dan berusaha meyakinkan semua orang bahwa dirinya adalah Dewa terkuat yang berhasil mengalahkan Tuhan yang diyakini Ibrahim (Baca Selanjutnya) (Siapakah Raja Namrud/Nimrod)

Konon ada semacam perjanjian antara Sabdopalon sebagai Pamomong (Danyang Gaib) Tanah Jawa dengan Syeh Subakir sebagai penyebar Agama Islam generasi awal di Jawa ini. Tersebutlah kisah tersebut dalam tulisan lontar kuno. Lontar tersebut diperkirakan ditulis oleh Kanjeng Sunan Drajad atau setidak – tidaknya oleh murid atau pengikut beliau.

Cerita tentang kisah ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang kulit bergenre wayang songsong (wayang kulit yang berisi cerita hikayat dan legenda Jawa) yang digelar di Desa Drajad, Paciran, Lamongan ( sebuah desa tempat situs Sunan Drajad )… (Selengkapnya)